Headlines News :
Home » , » Arkeolog Temukan Prasasti Pendakian Religi Semeru

Arkeolog Temukan Prasasti Pendakian Religi Semeru

Written By info kerja on Sabtu, 19 November 2011 | 11.54


Lumajang-Expedisi Masyarakat Peduli Peninggalan Mojopahit Timur (MPPMT) bersama Arkeolog Univesitas Negeri Malang, Dwi Cahyono ke Kecamatan Pasru Jambe untuk menelusuri perjalanan spiritual masyarakat kuno berhasil menemukan sejumlah peninggalan di kaki Gunung Semeru.

Dalam expedisi tersebut, tim menemukan menhir, palus dan sebuah prasasti yang masih insitu diduga masuk dalam abad 12-15. "Saya perkirakan Pasru jambe adalah jalur spiritual orang dulu untuk menuju kesempurnaan atau dikenal dengan titrayatra," kata Dwi Cahyono
pada beritajatim.com, Sabtu (19/11/2011).



Dia mengatakan, dengan menurut temuan prasasti pasrujambe di Dusun Sitirejo Desa Kertosari yang merupakan kawasan pemukiman, diduga tempat peristirahatan para spiritualis yang diketemukan prasasti pasrujambe. Namun, setelah naik ke atas wilayah Pasrujambe di desa Tulung Rejo menemukan prasasti dengan bertuliskan aksara jawa kuno
Semeru Selatan.

"Prasasti itu, ini berisi pesan yang lebih spritual dan dibuat oleh dluar kerajaan yakni masyarakat atau tokoh agama yang hendak melakukan perjalanan menuju kesempurnaan," ujarnya.

Ditemuan prasati itu, Tim juga menemukan berbagai alat pertanian karena berada didekat sungai aliran Semeru Besuk Sat. Apalagi, ada punden berundak dikawasan jalur pendakian Semeru kuno, untuk melakukan perjalanan menuju ke sempurnaan atau dikenal Tirtayatra. "Dengan temuan, Gunung Semeru sudah diyakini tempat suci para dewa," ungkapnya.

Mengenai ada temuan prasasti masih insitu, Dwi Cahyono masih belum bisa mengetahui makan tulisan, karena harus dilakukan penelitian oleh ahli epigrafi. "Kalau perkiraan awal, ini jelas prasasti religi, karena ditemukan dikawasan gunung suci di jawa," jelas pria asal
Malang ini.

Aries Purwantiny, Arkeolog MPPMT mengatakan, dikawasan kaki gunung semeru tepatnya pasru jambe dengan temuan prasasri dan alat memasak serta pertanian serta masih ada peninggalan tradisi megalitik. Di Kaki Semeru sudah ada peradaban berkelanjutan mulai sejarah Pra Sejarah hingga Sejarah Klasik. "Pasrujambe ini, banyak sekali temuan yang
merupakan berhubungan dengan religi yang menyakini gunung adalah tempat suci para dewa," ungkapnya.

Temuan palus yakni batu lonjong dengan dua garis melingkar sebagai bentuk simbol menyakini dewa kemakmuran. Meski konsep palus seperti mengambarkan alat kelamin laki-laki. "Kalau dibuku-buku temuan di pasrujambe hanya masih penelitian belum menyingkap fakta dibalik temuan itu sendiri," jelasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | DONNAFM BLITAR | website
Copyright © 2011. donnafm - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by DONNAFM BLITAR
Proudly powered by DonnaFm Indonesia